D0MLSKs3HUAY5JANnDpgOuWdyVfOIVZqDnS7zqVx

Tentang Saya

My Photo
Do it before it is too late.

Pengikut

Blog Archive

Blog Archive

Labels

Ikuti Saya di Media Sosial Lain

Twitter Facebook LinkedIn Instagram Youtube Channel

Mengenal Peserta Didik Kelas V SD Inpres Biopis Tahun 2016-2017 | SM-3T | SD Inpres Biopis

Poto Perpisahan Guru SM-3T UPI Angkatan VI  di SD Inpres Biopis Tahun Pelajaran 2016-2017
Hallo kawan-kawan pada artikel ini saya akan sedikit menceritakan  dan memperkenalkan anak-anak atau peserta didik kelas V SD Inpres Biopis tahun pelajaran 2016-2017.

Ketika saya tiba di tempat penugasan yaitu di SD Inpres Biopis, Kampung Biopis, Distrik Fayit, Kab. Asmat. Sekitar bulan september 2016, kepala SD Inpres Biopis pada saat itu yaitu bapak Fransiskus Ande Dadi, S.Pd., SD. menempatkan saya untuk menjadi Guru Kelas II, pertama kali masuk kelas saya sangat bingung menghadapi seluruh peserta didik di kelas II begitu juga dengan mereka lebih binggung dari saya, mengapa demikian? Karena ternyata sebagian besar peserta didik di kelas II belum fasih berbahasa Indonesia bahkan ada yang belum bisa bahasa Indonesia sehingga kesulitan untuk menjalin komunikasi, sementara saya juga tidak bisa bahasa Asmat jadi kita dikelas sama-sama kebingungan, tapi untungnya ada Guru asli dari Kampung Biopis yang menterjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa Asmat sehingga sebagian besar peserta didik di kelas II sedikit-demi sedikit bisa paham apa yang saya katakan.

Saya tidak bertahan lama menjadi guru kelas II. kurang lebih hanya sampai dua bulan saja karena beberapa faktor. Diantaranya: Pertama, seperti yang saya jelaskan sebelumnya yaitu kesulitan untuk melakukan komunikasi tentunya, jika komunikasi tidak berjalan dengan baik bagaimana kita mau memulai kegiatan pembelajaran karena mereka masih belum sepenuhnya paham bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kedua, peserta didik yang saya hadapi tentunya sangat berbeda dengan kebanyakan peserta didik pada umumnya, karakter peserta didik disana sedikit agak bandel jadi kita sebagai guru harus cukup tegas menghadapi seluruh peserta didik, saya cukup kesulitan untuk mengkondisikanpeserta didik di kelas II, saat proses pembelajaran dimulai ada yang tidur, ada yang main-main, ada yang berkelahi dan sebagainya. Sehingga membuat saya kewalahan sementara latar belakang pendidikan saya bukan guru lulusan PGSD yang dipersiapakan untuk mengajar di SD akan tetapi background pendidikan saya adalah PPKn yang setidaknya atau paling tidak PPKn itu harus ditempatkan dilevel SMP. 

Seluruh peserta didik di kelas V lebih takut dengan guru asli dari kampung mereka atau guru yang berasal dari Kab. Asmat di banding kepada Guru SM-3T itu akan tetapi itu untuk peserta didik  kelas I dan II yah, itu alasan mengapa saya minta kepada kepala sekolah untuk ditemptakan dikelas besar yah, setidaknya kelas IV atau V. Setelah berdiksusi dengan kepala sekolah dengan berbagai pertimbangan akhirnya permintaan saya dikabulkan, sehingga terhitung bulan November  tahun 2016 saya sudah menjadi Guru Kelas V.

Jumlah peserta didik di kelas V sangat banyak berdasarkan informasi dari kepala sekolah akan tetapi setelah saya masuk kelas tidak sesuai degan apa yang kepala sekolah informasikan. Jumlah peserta didik dari awal saya mengajar sampai saya berakhir mengajar di SD Inpres Biopis terus berkurang dengan berbagai alasan, ada yang menikah, ada yang memang sudah tidak mau sekolah, ada yang dipaksa oleh orang tuanya untuk membantu orang tua sehingga tidak perlu sekolah dan lain sebagainya.

Bagimana dengan karakter peserta didik kelas V ini? Alhamdulillah seluruh peserta didi di kelas V sangat jauhnya jika di bandingkan dengan anak-anak kelas II tadi, peserta didik di kelas V semuanya mampu berkomunikasi dengan bahasa Indonesia sehingga proses pembelajaranpun berjalan dengan baik. Apakah mereka bandel-bandel? Peserta didik dikelas V walaupun ada yang bandel masih bisa saya kondisikan dengan sedikit bersikap tegas dikelas sehingga mereka menghormati dan menuruti kita selaku guru.

Kondisi kemampuan akademik peserta didik kelas V setelah saya melakukan observasi dan diagonasa, dari sisi kemampuan akademis saya membagi peserta didik kelas V menjadi 3 Kelompok. Pertama kelompok, bagi peserta didik yang kemampuan membaca, menulis, dan menghitungnya sudah cukup lancar, kedua kelompok peserta didik yang  kemapuan membaca, menulis, dan menghitungnya tidak lancar mereka bisa menulis, membaca dan menghitung tapi membutuhkan waktu lama untuk melakukannya tersebut, tapi tidak jadi masalah sepanjang mereka bisa dan yang terakhir adalah kelompok peserta didik yang sama sekali tidak bisa membaca, menghitung begitu juga menulis.

Pengelompokan peserta didik di kelas V tadi semata-mata saya lakukan untuk mencari metode yang tepat yang harus saya terapkan dalam pembelajaran, jadi tidak bisa disamakan metode mengajar saya untuk seluruh peserta didik dikelas V mengingat tingkat kemampuan setiap peserta didik yang berbeda-beda. Jadi ketika mengajar dikelas saya harus menyiapkan 3 materi  untuk menghadapi 3 kelompok peserta didik tersebut. Bisa dibayangkanlah bagimana kira-kira pelaksanaanya dikelas. 

Berikut adalah beberapa dokumentasi video kegiatan pembelajaran di kelas, kalian dapat melihat perbedaan kemampuan peserta didik setelah menyaksikan video dibawah ini:


 
 




Dibawah ini adalah daftar nama peserta didik kelas V SD Inpres Biopis tahun pelajaran 2016-2017 akan tetapi tidak lengkap yah karena banyak peserta didik yang keluar masuk sehingga data nya selalu berubah-ubah.


Berikut juga adalah poto saya bersama seluruh peserta didik kelas V SD Inpres Biopis tahun pelajaran 2016-2017 yang di ambil sekitar bulan Juni ketika waktu perpisahan, saya akan perkenalkan satu persatu:

Poto Perpisahan Kelas V SD Inpres Biopis bersama Guru SM-3T Tahun Pelajaran 2016-2017
Barisan depan sebelah kiri saya.
Sebelah kiri yang pertama dari saya barisan depan adalah Yosua Bivak;
Sebelah kiri dari saya yang kedua barisan depan adalah Paustina Kayem;
Sebelah kiri dari saya yang ketiga barisan paling depan adalah Yulianus Kukumei;
Sebelah kiri dari saya yang keempat barisan paling depan adalah Esau Akin;
Sebelah kiri dari saya yang kelima barisan paling depan adalah Minggus Mambirma.

Barisan depan sebalah kanan saya.
Sebelah kanan dari saya yang pertama barisan depan adalah Nelson Teta;
Sebelah kanan dari saya yang kedua barisan depan adalah Yohanes Wisakam;
Sebelah kanan dari saya yang ketiga barisan depan adalah Everista Bayap;
Sebelah kanan dari saya yang keempat barisan depan adalah Maria Agustina Wanum;
Sebelah kanan dari saya yang kelima barisan depan adalah Monika Ufum.

Barisan belakang dari sebalah kiri saya.
Di barisan belakang saya agak kekiri adalah Florentina Bosa;
Di barisan belakang saya kedua arah kekiri adalah Merlinda Kayep;
Di barisan belakang saya ketiga arah kekiri adalah Natalia Teta;
Di barisan belakang saya keempat arah kekiri Apolonia Orem;
Di barisan belakang saya kelima arah kiri yaitu Lukas;
Di barisan belakang saya keenam dan paling ujung sebelah kiri adalah Robertus Sakar.

Barisan belakang dari sebelah kanan saya
Di barisan belakang saya agak kekanan adalah Emiliana Tamaya;
Di barisan belakang saya kedua arah kekanan adalah Yosefa Aikua;
Di barisan belakang saya ketiga arah kekanan adalah Jeki Samuel Panam;
Di barisan belakang saya keempat arah kekanan adalah Bavo Borok;
Di barisan belakang saya kelima arah arah kekanan adalah Filemon Kaoren;
Di barisan belakang saya keenam dan merupakan paling ujung sebelah kanan adalah Sakius Bapau.

Ada beberapa nama yang saya tidak disebut yah karena tidak ada di foto pada saat perpisahan dan tidak hadir juga dalam kegiatan perpisahan Guru SM-3T yang diadakan di SD Inpres Biopis Tahun pelajaran 2016-2017.
Related Posts
Muhamad Yogi
Do it before it is too late.
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment